banner logo pinterduit

Login / Register MENU


Art And Creativity, Business And Finance, Car And Automotive, Computer And Hardware, Dating And Relationship, Forum And Community, Funny And Jokes, Game And Movie, Health And Diet, Investment And Property, Kids And Family, Kitchen And Cooking, Media And Journal, Mystery And Supranatural, News And Politics, Pet And Animal, Plant And Nature, Religion And Spiritual, Sales And Marketing, Science And Education, Software And Programming, Sport And Football, Technology And Internet, Tools And Gardening, Travel And Holiday, Uncategorized,




       
                   
   



Home » Technology And Internet » Bahaya Bermain Sosial Media Terlalu Sering, Sama Artinya Dengan Mengobok Obok Privasi Sendiri



logo pinterduit

Bahaya Bermain Sosial Media Terlalu Sering, Sama Artinya Dengan Mengobok Obok Privasi Sendiri

Rating : 0/5 , Author : Ghost Writer , Topic : Technology And Internet, Date : 2020/02/02 04:28,Views: 11, Like : 0 , Dislike : 0


Ghost Writer

Ghost Writer

5 Followers
Follow

suka diskusi mengenai banyak hal | open minded
Alltime views: 25,737, Total published post: 227
User ID : 37a5ca029862f2afb0f17ed1480d70f4

[more content from this user]


Pinterduit.com - Ini kegalauan yang saya rasakan selama ini bahwa dengan bermain sosial media terlalu sering sama saja kita mengobok obok privasi kita sendiri. Lagi makan cekrek upload, lagi liburan cekrek upload, lagi putus sama pacar cekrek upload, lagi berantem sama suami bikin status. Yang melihat status kita itu tidak semuanya orang terdekat kita, dalam friendlist pasti ada orang asing yang bahkan tempat tinggalnya bedau pulau. Bayangkan orang asing yang tidak kita kenal ikut mengetahui privasi kita. Dan lebih parahnya lagi privasi kita dapat ditracking dapat dilihat history nya sampai bertahun tahun yang lalu. Coba bayangkan bila kita di masa lalu membuat foto foto mesra dengan mantan dan foto tersebut dilihat lagi oleh suami / istri anda saat ini. Namun walau kita tahu dan sadar privasi kita sedang diobok obok kita sulit berhenti bermain sosial media karena sudah bersifat candu, satu jam saja tidak melihat sosial media rasanya ada yang kurang. Kita tetap melakukam scroll timeline walau tahu itu adalah hal yang kurang berguna. Bukan hal mustahil pelaku kejahatan juga mengorek informasi dari akun sosial media kita, misalkan kita memposting kegiatan liburan semua anggota keluarga, malingnya jadi tahu kondisi rumah sedang sepi. Dengan memposting wajah anak anak kita , pelaku kejahatan jadi tahu oh ternyata ini anak dari Bapak A yang kaya raya, bisa jadi target penculikan. Sering posting pamer uang segepok bisa jadi memancing perhatian perampok, eh si Anu punya uang banyaj ternyata rumahnya ada disitu lumayan buat dimasukkan list target. Selaim itu data data kita juga dipergunakan untuk tujuan tujuan tertentu misalnya target advertising, privasi anda sudah terbongkar semuanya mulai dari lokasi, bahasa, merk dan seri perangkat, kesukaan kita juga terlacak dam tersimpan. Hal ini dapat dimanfaatkan kelak misalnya untuk penyelidikan kepolisian, target advertising, target kampanye politik. ***this content was uploaded to pinterduit.com
Like
Dislike


Related Post

  • Bagus Mana Sandisk VS Vgen Micro SD Card Dan Cara Mengetahui Asli Atau Palsu
  • Cara Install Ulaunch PS2 Di Memory Card , Flashdisk Dan Hardisk
  • Review TP-LINK CPE220 Bahasa Indonesia, Ini Kelebihan Dan Kelemahannya
  • Cara Memperbaiki Meteran PLN Rusak Periksa Dan Tidak Bisa Input Pulsa Dengan Kode Clear Tamper
  • Bagaimana Cara Hack Videotron , Ini dia POC (Proof Of Conceptnya)
  • Apakah Boleh Nama Rekening Bank Berbeda Dengan Nama Verifikasi KTP Adsense
  • Apa Sih Koin Shopee ? 1 Koin Shopee Berapa Rupiah Dan Cara Mendapatkannya
  • [solved] Tidak Bisa Buat Domain Freenom ? Masih Bisa Kok , Begini Caranya [update Desember 2018 ]
  • Bagaimana Cara Gojek Melacak Pelaku Pencuri Saldo Bug Gopay ?
  • Berapa Pendapatan Blog Mastimon Per Bulan Dari Google Adsense Tahun 2020



  • Comment



    no comment yet

    Notice



    New User

    andrey, SiA, Menuju Hidup Lebih Baik, Mus wardam, Kevin Iyan Markus, Suryatiningsih, Tulip99, Angelica Advenia Cittadella, Mainseniyormay, Mainseniyormay, Rafi Al Ghifari, asw, Jakwan Al amin, , Shurijal,