banner logo pinterduit

Login / Register MENU


Art And Creativity, Business And Finance, Car And Automotive, Computer And Hardware, Dating And Relationship, Forum And Community, Funny And Jokes, Game And Movie, Health And Diet, Investment And Property, Kids And Family, Kitchen And Cooking, Media And Journal, Mystery And Supranatural, News And Politics, Pet And Animal, Plant And Nature, Religion And Spiritual, Sales And Marketing, Science And Education, Software And Programming, Sport And Football, Technology And Internet, Tools And Gardening, Travel And Holiday, Uncategorized,




       
                   
   



Home » Mystery And Supranatural » Korona dan Fitnah Dajjal | Mengkuat musibah yang merusak ibadah



Korona dan Fitnah Dajjal | Mengkuat musibah yang merusak ibadah

Rating : 0/5 , Author : Afdal , Topic : Mystery And Supranatural, Date : 2020/04/06 15:34,Views: 5, Like : 0 , Dislike : 0


Afdal

Afdal

1 Followers
Follow

Hello !! I'm new writer
Alltime views: 18, Total published post: 2
User ID : 5a27b49cefb359e6a7d533a0ab033d23

[more content from this user]


Pinterduit.com - Seperti yang kita ketahui dan kita rasakan pada saat ini, maka bukan hal yang tabu lagi bahwasanya Indonesia saat ini sudah termasuk negara yang ikut menikmati yang namanya wabah CORONA atau Covid-19. Seperti yang kita ketahui bahwasanya wabah ini sudah mendunia dan menjadi salah satu penyebab runtuhnya ekonomi suatu negara dikarenakan penyebarannya yang begitu cepat dan mematikan. Namun ada suatu permasalahan yang membuat korona ini menjadi sesuatu yang sangat kontra di kalangan masyarakat yang beragama. Hal itu karena kebijakan yang di buat oleh pemimpin suatu negara yang mena kebijakan tersebut bertentangan dengan moril manusia yang ada di negara tersebut. Contohnya saja Indonesia saat sekarang ini, pemerintah mengeluarkan kebijakan lockdown untuk memutus mata rantai dari penyebaran virus CORONA. Kebijakan tersebut melarang seluruh kegiatan masyarakat yang mana mengumpulkan atau membutuhkan masa yang banyak. Hal ini dilakukan dikarenakan suatu kerumunan yang besar akan memberikan dampak penyebaran yang besar. Setidaknya begitulah pendapat mereka. Akibat dari kebijak ini, maka semua aktivitas keagamaan put ikut di hentikan. Tentulah hal ini sangat menggangu dan membuat umat yang memiliki keyakinan agama di dalam dirinya resah. Apalagi umat yang bergama islam, yang mana mereka dilarang untuk melakukan sholat jum'at. Tentu dengan kebijakan tersebut banyak umat islam yang menentang, karena mereka tahu bahwasanya suatu musibah datangnya dari yang kuasa. Lalu mereka di minta untuk meninggalkan kepercayaan mereka demi suatu wabah yang mana juga berasal dari yang maha pencipta mereka. Hal inilah yang ditutkan jika pada nantinya memang terjadi. Hal yang paling di takutkan ialah ketika kita telah meninggal yang maha kuasa maka akan ada datang musibah yang lebih besar lagi. Namun sayangnya kebijakan yang di keluarkan seakan-akan hal itu baik walaupun harus meninggalkan sesuatu hal yang patut termasuk sholat. Apakah ini akan baik?? Semoga ini bukan salah satu yang menimbulkan vitnah dajjal kepada umat Islam ***this content was uploaded to pinterduit.com
Like
Dislike


Related Post

  • Tradisi Perang Meriam Karbit di Kota Pontianak
  • Tarian Barongsai, Tradisi Yang Berusia 2.400 tahun
  • Fakta Ilmiah Mengapa Jenang Baning Dapat Menghilangkan Sawan Nganten (Badan Lemas)
  • Siluman Musang | Cerita Rakyat Mistis Suku Dayak Kalimantan
  • Peti Mati Berselancar Diatas Air Sungai | Kisah Mistis Suku Dayak Kalimantan
  • Kuntilanak Melobangi Perahu.
  • 17++ Fakta Didalam Kisah KKN Di Desa Penari Yang Horror
  • Setelah Nyi Roro Kidul, Kini Ada Akik Nyi Blorong
  • Geger, Ditemukan Batu Giok Zaman Purba [Pecinta Batu Akik]
  • Kisah Nyata Pengalaman 3x Melihat Hantu (Pocong, Nenek-Nenek,Genderuwo)



  • Comment



    no comment yet

    Notice



    New User

    andrey, SiA, Menuju Hidup Lebih Baik, Mus wardam, Kevin Iyan Markus, Suryatiningsih, Tulip99, Angelica Advenia Cittadella, Mainseniyormay, Mainseniyormay, Rafi Al Ghifari, asw, Jakwan Al amin, , Shurijal,