×
  • Home
  • Topic
  • Login









  • Home » Topic » Forex » Fatwa MUI Tentang Hukum Trading Forex, Apakah Haram ? Wajib Baca Ini Sebelum Asal Bicara


    Fatwa MUI Tentang Hukum Trading Forex, Apakah Haram ? Wajib Baca Ini Sebelum Asal Bicara

    Rating : 3/5 , Author : Eri Nurdiyanto , Topic : Forex, Date : 2019-10-11 23:19:26, Comment : 0,Views: 162
    Pinterduit.com, kontroversi mengenai halal atau haram trading forex terus bergulir, ada yang berpendapat bahwa forex itu judi, forex itu haram. Namun pada artikel kali ini akan saya tuntaskan jawabannya. Halo ketemu lagi dengan pinterduit.com blog yang membahas seputar uang, forex, saham, bitcoin, emas dan investasi lainnya. Bagi yang belum baca artikel sebelumnya silahkan baca Bonus No Deposit Forex Bisa Diwithdraw Atau Hanya Penipuan , Ini Kisah Saya Saya sendiri sering merasa geregetan sendiri dengan orang orang yang menghakimi forex itu judi forex itu haram, sebenarnya mereka ini tahu ga sih apa sebenarnya trading forex itu ? Kalau pendapat saya sendiri trading forex itu bisa halal dan bisa haram tergantung pelakunya. Biar ga hanya debat kusir berikut argumen logisnya. FOREX ITU JUDI Ya forex bisa menjadi judi kalau pelaku nya trading asal asalan hanya main tebak tebakan tanpa pakai ilmu analisa teknikal, fundamental, manajemen risk. Jika pelakunya melakukan analisa teknikal, fundamental, manajemen risk sama seperti pekerjaan pada umumnya kita dibayar atas usaha kita jerih payah kita. Bukan karena tebak tebakan ngitung kancing. Di dalam forex banyak hal sebagian besar yang masih bisa kita kendalikan, kita bisa membuka order dengan lot 0.01 sampai dengan hampir tak terhingga tergantung modal. Kita bisa menentukan waktu trading kita secara bebas, ada banyak pilihan yang masih bisa kita kendalikan. Sedangkan dalam judi kita hanya untung untungan saja. Setidaknya didalam forex kita bisa mempunyai possibilitas sampai 75% , sedangkan didalam judi possibilitas paling baik hanya 50% (pilihan besar kecil atau ganjil genap) itupun masih dipotong komisi bandar, kita tidak dapat hadiah senilai full seperti bet yang kita pasang. Misalnya pasang bet 1000 yang akan kita dapatkan hanya 950. Forex berbeda dengan option dan binary yang hanya main tebak tebakan dan waktu dibatasi harus close order dalam waktu sekian detik. Maka gugurlah argument bahwa forex adalah judi. FOREX RIBA KARENA ADA BUNGA Ya didalam trading forex jika ada transaksi menginap lebih dari semalam memang dikenakan SWAP, SWAP adalah bunga yang harus dibayar atau bunga yang didapat karena ada transaksi yang menginap lebih dari semalam , swap dapat bernilai positif maupun negatif. Dan kabar baiknya, sekarang beberapa broker sudah menyediakan akun islami / syariah / swap free. Jadi order yang menginap lebih dari semalam tidak akan dikenakan bunga. Maka gugurlah argument bahwa forex adalah riba. Kalau spread itu menurut saya bukan riba, itu adalah biaya jasa yang harus kita bayar kepada broker karena telah menyediakan fasilitas untuk sewa server, karyawan dsb. Sama seperti kita cukur rambut, kita bayar biaya karena tukang cukurnya juga butuh biaya untuk beli mesin cukur, sewa tempat dll. FOREX ITU ANIAYA MERUGIKAN YANG KALAH Ini juga tergantung pelakunya jika kita melakukan trading forex dengan cara spekulasi dan nilainya jutaan dollar seperti George Soros yang mampu menghancurkan sebuah negara. Mampu menjatuhkan poundsterling, menciptakan krisis di Asia Timur (Korea, Thailand, Indonesia). Maka itu saya sebut memang bersifat aniaya karena merugikan orang banyak bahkan satu negara dibuat susah, maka forex bisa bersifat haram. Tapi jika tujuan trading hanya untuk bekerja mencari nafkah buat makan sehari hari, kita melakukan analisa dan mengeluarkan modal lalu mendapatkan keuntungan. Apa bedanya denga beli ayam dipeternak 1000 lalu dijual ke pasar dengan harga 1500 Maka forex menjadi halal karena tidak melakukan aniaya, hanya untuk bekerja mencari nafkah. Bukankah bekerja itu bagus daripada mencuri, merampok. Forex itu legal, ada regulasinya ada badan resmi yang mengawasi yaitu BAPPEPTI. Sebelum trading forex sudah tertulis peringatan, aktifitas trading untuk tujuan mencari keuntungan adalah kegiatan beresiko, kami tidak memaksa anda untuk melakukannya. Jadi sebelum masuk gerbang sudah diperingatkan, masuk atas dasar sukarela , jika tidak suka jangan masuk silahkan puter balik. Jadi tidak ada aniaya (paksaan). FOREX ITU TIDAK TUNAI Yang tidak tunai itu seperti kredit motor, kredit rumah denga bunga riba. Terima barangnya lebih dulu baru dibayar kemudian. Sedangkan dalam forex spot adalah transaksi terjadi secara tunai, tidak seperti pada option (beli dulu barangnya masih tersembunyi / tebak tebakan ). Ada argument sebagai berikut, Dalam forex kan tidak secara tunai uang kelihatan fisiknya ? mungkin itu argument yang menurut saya orang gaptek, jaman sekarang sudah maju. Kita harus menyesuaikan dengan jaman. Cukup melalui internet sudah dianggap tunai dan legal. Apa iya kita mau beli barang di Amerika dari Indonesia kita harus kesana dulu bawa uang tunai. Jaman sudah maju selama itu demi kebaikan ya harus kita terima. Contohnya saja pergi haji naik pesawat adalah bentuk penyesuaian terhadap zaman. Apa iya naik haji harus naik unta dari Indonesia ke Arab Saudi. Yang dimaksud tidak tunai itu pembayaran tertunda lebih dari 2 hari (2 hari adalah masih batas wajar pemrosesan transaksi). Namun untuk transaksi transfer online secara realtime itu adalah bentuk kemajuan zaman, salah jika itu dianggap tidak tunai. FOREX ITU ILLEGAL Forex itu legal diperbolehkan oleh pemerintah dan ada badan resmi yang mengawasi untuk lokal ada badan pengawas dan untuk internasional juga ada badan pengawasnya. Orang bebas dan boleh melakukan jual beli valuta asing , namun harus seauai aturan yang telah ditetapkan. Yang dilarang itu penipuan investasi bodong dengan kedok investasi forex. FATWA MUI TENTANG FOREX MUI telah memberikan fatwa bahwa forex itu adalah halal. Yang haram itu trading binary, option dan swap. Berikut kutipannya FATWA DEWAN SYARI'AH NASIONAL Nomor: 28/DSN-MUI/III/2002 Tentang JUAL BELI MATA UANG (AL-SHARF) بِسمِ االلهِ الرحمنِ الرحِيمِ Dewan Syari'ah Nasional setelah, Menimbang : a. bahwa dalam sejumlah kegiatan untuk memenuhi berbagai keperluan, seringkali diperlukan transaksi jual-beli mata uang (al-sharf), baik antar mata uang sejenis maupun antar mata uang berlainan jenis; b. bahwa dalam 'urf tijari (tradisi perdagangan) transak- si jual-beli mata uang dikenal beberapa bentuk transaksi yang status hukumnya dalam pandang ajaran Islam berbeda antara satu bentuk dengan bentuk lain; c. bahwa agar kegiatan transaksi tersebut dilakukan sesuai dengan ajaran Islam, DSN memandang perlu menetapkan fatwa tentang al-sharf untuk dijadikan pedoman. Mengingat : 1. Firman Allah, QS. al-Baqarah [2]: 275: ... وأَحلَّ االلهُ الْبيع وحرم الربا... "…Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba…." 2. Hadits Nabi riwayat al-Baihaqi dan Ibnu Majah dari Abu Sa'id al-Khudri: أَنَّ رسولَ االلهِ صلَّى االلهُ علَيهِ وآلِهِ وسلَّم قَالَ: إِنما الْبيع عن تراضٍ، (رواه البيهقي وابن ماجة وصححه ابن حبان ) Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya jual beli itu hanya boleh dilakukan atas dasar kerelaan (antara kedua belah pihak)" (HR. al-Baihaqi dan Ibnu Majah, dan dinilai shahih oleh Ibnu Hibban). 3. Hadits Nabi riwayat Muslim, Abu Daud, Tirmizi, Nasa'i, dan Ibn Majah, dengan teks Muslim dari ‘Ubadah bin Shamit, Nabi s.a.w. bersabda: 28 Jual Beli Mata Uang 2 Dewan Syariah Nasional MUI الذَّهب بِالذَّهبِ والْفِضةُ بِالْفِضةِ والْبر بِالْبر والشعِير بِالشعِيرِ والتمر بِالتمرِ والْمِلْح بِالْمِلْحِ مِثْلاً بِمِثْلٍ، سواءً بِسواءٍ، يدا بِيدٍ، فَإِذَا اختلَفَت هذِهِ اْلأَصناف فَبِيعوا كَيف شِئْتم إِذَا كَانَ يدا بِيدٍ . “(Juallah) emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, sya'ir dengan sya'ir, kurma dengan kurma, dan garam dengan garam (dengan syarat harus) sama dan sejenis serta secara tunai. Jika jenisnya berbeda, juallah sekehendakmu jika dilakukan secara tunai.” 4. Hadits Nabi riwayat Muslim, Tirmidzi, Nasa'i, Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad, dari Umar bin Khatthab, Nabi s.a.w. bersabda: اَلذَّهب بِالْورِقِ رِبا إِلاَّ هاءَ وهاءَ... “(Jual beli) emas dengan perak adalah riba kecuali (dilakukan) secara tunai.” 5. Hadits Nabi riwayat Muslim dari Abu Sa’id al- Khudri, Nabi s.a.w. bersabda: لاَ تبِيعوا الذَّهب بِالذَّهبِ إِلاَّ مِثْلاً بِمِثْلٍ ولاَ تشِفُّوا بعضها علَى بعضٍ، ولاَ تبِيعوا الْورِق بِالْورِقِ إِلاَّ مِثْلاً بِمِثْلٍ ولاَ تشِفُّوا بعضها علَى بعضٍ، ولاَ تبِيعوا مِنها غَائِبا بِناجِزٍ . “Janganlah kamu menjual emas dengan emas kecuali sama (nilainya) dan janganlah menambahkan sebagian atas sebagian yang lain; janganlah menjual perak dengan perak kecuali sama (nilainya) dan janganlah menambahkan sebagian atas sebagian yang lain; dan janganlah menjual emas dan perak tersebut yang tidak tunai dengan yang tunai.” 6. Hadits Nabi riwayat Muslim dari Bara’ bin ‘Azib dan Zaid bin Arqam: نهى رسولُ اللَّهِ صلَّى اللَّه علَيهِ وسلَّم عن بيعِ الْورِقِ بِالذَّهبِ دينا . “Rasulullah saw melarang menjual perak dengan emas secara piutang (tidak tunai).” 7. Hadits Nabi riwayat Tirmidzi dari ‘Amr bin ‘Auf al- Muzani, Nabi s.a.w. bersabda: اَلصلْح جائِز بين الْمسلِمِين إِلاَّ صلْحا حرم حلاَلاً أَو أَحلَّ حراما والْمسلِمونَ علَى شروطِهِم إِلاَّ شرطًا حرم حلاَلاً أَو أَحلَّ حراما . “Perjanjian boleh dilakukan di antara kaum muslimin kecuali perjanjian yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram; dan kaum muslimin terikat dengan syarat-syarat mereka kecuali syarat yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram.” 8. Ijma. Ulama sepakat (ijma') bahwa akad al-sharf disyari'at- kan dengan syarat-syarat tertentu. Memperhatikan : 1. Surat dari pimpinan Unit Usaha Syariah Bank BNI Nomor: UUS/2/878. 2. Pendapat peserta Rapat Pleno DSN pada hari Kamis, tanggal 14 Muharram 1423 H/ 28 Maret 2002 M. MEMUTUSKAN Menetapkan : FATWA TENTANG JUAL BELI MATA UANG Pertama : Ketentuan Umum Transaksi jual beli mata uang pada prinsipnya boleh dengan ketentuan sebagai berikut: a. Tidak untuk spekulasi (untung-untungan) b. Ada kebutuhan transaksi atau untuk berjaga-jaga (simpanan) c. Apabila transaksi dilakukan terhadap mata uang sejenis maka nilainya harus sama dan secara tunai (at- taqabudh). d. Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dilakukan dan secara tunai. Kedua : Jenis-jenis Transaksi Valuta Asing a. Transaksi Spot, yaitu transaksi pembelian dan pen- jualan valuta asing (valas) untuk penyerahan pada saat itu (over the counter) atau penyelesaiannya paling lambat dalam jangka waktu dua hari. Hukumnya adalah boleh, karena dianggap tunai, sedangkan waktu dua hari dianggap sebagai proses penyelesaian yang tidak bisa dihindari (هنِم دب ُلاَ مام (ِdan merupakan transaksi internasional. b. Transaksi Forward, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valas yang nilainya ditetapkan pada saat sekarang dan diberlakukan untuk waktu yang akan datang, antara 2 x 24 jam sampai dengan satu tahun. Hukumnya adalah haram, karena harga yang diguna- kan adalah harga yang diperjanjikan (muwa'adah) dan penyerahannya dilakukan di kemudian hari, padahal harga pada waktu penyerahan tersebut belum tentu sama dengan nilai yang disepakati, kecuali dilakukan dalam bentuk forward agreement untuk kebutuhan yang tidak dapat dihindari (lil hajah). c. Transaksi Swap, yaitu suatu kontrak pembelian atau penjualan valas dengan harga spot yang dikombinasi- kan dengan pembelian antara penjualan valas yang sama dengan harga forward. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi). d. Transaksi Option, yaitu kontrak untuk memperoleh hak dalam rangka membeli atau hak untuk menjual yang tidak harus dilakukan atas sejumlah unit valuta asing pada harga dan jangka waktu atau tanggal akhir tertentu. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi). Ketiga : Fatwa ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan keten- tuan jika di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan, akan diubah dan disempurnakan sebagaimana mestinya. Ditetapkan di : Jakarta Tanggal : 14 Muharram 1423 H. 28 Maret 2002 M. DEWAN SYARI’AH NASIONAL MAJELIS ULAMA INDONESIA Ketua, Sekretaris, K.H.M.A. Sahal Mahfudh Prof. Dr. H.M. Din Syamsuddin Bisa anda unduh dalam format pdf disini https://dsnmui.or.id/kategori/fatwa/page/10/ PENUTUP Kesimpulannya adalah MUI pada dasarnya memperbolehkan jual beli valuta asing dan itu halal asalkan sesuai kaidah kaidah yang telah diajarkan dalam agama Islam. Demikian pembahasan artikel tentang fatwa MUI tentang forex ini, apakah halal atau haram. Jika ada tambahan silahkan tuliskan di kolom komentar. Baca juga Buku Ini Mengubah Strategi Trading Forex Saya Menjadi Pro !! Penulis: Eri Nurdiyanto


    Related Post

  • Step By Step Jika Ingin Trading Forex Untuk Pemula
  • Kumpulan Strategi Dan Style Trading Dari A-Z Untuk Saham , Bitcoin Dan Forex
  • Fatwa MUI Tentang Hukum Trading Forex, Apakah Haram ? Wajib Baca Ini Sebelum Asal Bicara
  • Bonus No Deposit Forex Bisa Diwithdraw Atau Hanya Penipuan , Ini Kisah Saya
  • Pengertian Spread Dan Macamnya Di Forex Biar Tidak Jadi Korban Stop Loss Hunter
  • Apa Itu Expert Advisor (EA) Dalam Dunia Trading Forex Serta Kelebihan Dan Kelemahannya
  • Pengertian Arbitrase Trading Yang Dilarang Broker Dan Kenapa Disebut Anti Loss
  • Arti Kata Leverage Dalam Trading Forex Dan Bahaya Yang Harus Dihindari
  • Apa Itu Trading Forex Dan Bagaimana Cara Kerja Menghasilkan Uang Di Forex
  • Pengertian Margin Call Didalam Trading Forex
  • blog
    Average Rating: 3/5
    Votes: 317
    Reviews: 317

    Comment



    Random Post

  • Apa Benar Investasi Emas Bisa Bikin Kaya
  • Jadwal Jam Trading Saham Di BEI
  • Analisa Peluang Bisnis Rice Bowl (Donburi) Yang Punya Peluang Dijadikan Franchise
  • Contoh Proposal Bisnis Warnet Yang Pernah Saya Buat Dan Berhasil Berjalan
  • Bagaimana Cara Membeli Reksadana Untuk Pemula Tidak Pakai Ribet Review Langsung Approve
  • Kisah Sukses Hermanto Tanoko Pemilik CLEO Air Mineral Di Masa Kecilnya Yang Sangat Menginspirasi
  • Buku Ini Menaikkan Skill Trading Saya Menjadi Lebih Baik
  • Kode Broker Anggota Bursa Efek Indonesia Lengkap Dari A-Z
  • Apa Itu OVO Paylater Bisakah Bayar Belanja Secara Cicilan Tanpa Kartu Kredit Dan Berapa Bunganya
  • Pengertian Saham Blue Chips , Kriteria, Kelebihan Kelemahan Dan Contohnya
  • Notice

    selamat datang di platform blogging baru ini

    Topic List

    Bank, Bisnis, Bitcoin, Broker / Sekuritas, Emas, Forex, Hutang, Investor, Jual Beli, Pemula, Properti, Reksadana, Robot EA, Saham, Sistem Pembayaran, Uang,

    New Member

    Bergabunglah menjadi member agar bisa membuat posting artikel, berkomentar dan mendapatkan notifikasi

    Nanda Arum, Teguh Raharja, Roni Siahaan, Aris Prasetyo, zxcxzc, Sahid, ShadowHeart, Ratna Cutez, emotacon, aris, Titi, Aldi, Kim Nana, 4shit, tegar,

    Recent Activity

  • Eri Nurdiyanto create post in "Uang" > Cara Agar Sukses Menabung Walau Gaji Dan Penghasilan Anda Kecil..
  • Eri Nurdiyanto create post in "Uang" > Ide Mendapatkan Tambahan Uang Dengan Membuat Blog Dan Panduan Cara Membuat Blog Untuk Pemula..
  • Eri Nurdiyanto create post in "Uang" > Cara Cepat Menghasilkan Uang Dibayar Hari Ini Juga..
  • Top