banner logo pinterduit

Login / Register MENU


Art And Creativity, Business And Finance, Car And Automotive, Computer And Hardware, Dating And Relationship, Forum And Community, Funny And Jokes, Game And Movie, Health And Diet, Investment And Property, Kids And Family, Kitchen And Cooking, Media And Journal, Mystery And Supranatural, News And Politics, Pet And Animal, Plant And Nature, Religion And Spiritual, Sales And Marketing, Science And Education, Software And Programming, Sport And Football, Technology And Internet, Tools And Gardening, Travel And Holiday, Uncategorized,




       
                   
   



Home » Sales And Marketing » Timbangan Beras Kurang, Teliti Sebelum Membeli.



logo pinterduit

Timbangan Beras Kurang, Teliti Sebelum Membeli.

Rating : 0/5 , Author : Menuju Hidup Lebih Baik , Topic : Sales And Marketing, Date : 2020/05/22 11:46,Views: 1, Like : 0 , Dislike : 0


Menuju Hidup Lebih Baik

Menuju Hidup Lebih Baik

1 Followers
Follow

Hello !! I'm new writer
Alltime views: 104, Total published post: 24
User ID : 66d439e2076c10c072d021248362b397

[more content from this user]


Pinterduit.com - Beras, adalah makanan pokok orang Indonesia. Orang Indonesia kalau belum makan nasi, maka dianggap belumlah makan dan juga perutnya memang belum merasa kenyang. Biarpun sudah makan begitu banyak kue atau makanan lainnya, masih juga memikirkan makan nasi berserta sayur-syurannya. Selain di produksi oleh para petani Indonesia sendiri, beras dapat diperoleh di pasar rakyat, pasar tradisional, dan di supermarket, maupun di toko kelontong di gang tempat tinggal kita, bahkan dewasa ini bisa dibeli secara online. Masyarakat membeli beras untuk kebutuhan sehari-sehari, yang jenis dan kualitas beras yang di beli disesuaikan dengan selera dan kemampuan kantongnya masing-masing. Beras kemasan yang di beli di pasar, akan dimasak, lalu dinikmati dan selanjutnya menjadi sumber energi serta pertumbuhan tubuh anggota keluarga. Tapi pernahkah konsumen berpikir apakah beras kemasan yang dibelinya itu timbangannya cukup? Pernahkah konsumen iseng menimbang beras yang dibelinya itu, apakah berat berasmya sesuai dengan label berat yang dicantumkan di kemasannya? Kalau mempunyai timbangan di rumah, tidak salah ditimbang kembali. Jika tidak punya timbangan, bisa numpang menimbang di toko lain selain di tempat membeli. Hal ini sangat perlu dilakukan, karena ada indikasi timbangan beras kemasan itu di daerah tertentu tidaklah cukup. Katanya bisa berkurang 3 ons sampai dengan 5 ons. Memang jika dilihat untuk kasus per satu karung, maka kekurangan 3 ons sampai 5 ons itu tidaklah seberapa. Tetapi jika di hitung sampai sepuluh ribu karung misalnya, maka aka nada kekurangan sebanyak 300 kg sampai dengan 400 kg. Jika dikalikan harga Rp. 12.000 per kg, maka pedagang akan mengeruk keuntungan Rp. 3,5 juta sampai Rp. 5 juta dari selisih timbangnya saja. Selain itu juga, kelakukan pedagang curang seperti ini adalah kejahatan. Oleh sebab itu, masyarakat perlu pro-aktif melaporkannya dan aparat hukumpun harus cepat menanggapinya. Tindakan pedagang seperti ini melanggar UU No. 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen di pasal 8 jo pasal 62, sanksinya pidana penjara 5 tahun denda sampai Rp 2 milyar. ***this content was uploaded to pinterduit.com
Like
Dislike


Related Post

  • Strategi Marketing Killer : FITD (Foot In The Door) Yang Bikin Target Takluk
  • Timbangan Beras Kurang, Teliti Sebelum Membeli.



  • Comment



    no comment yet

    Notice



    New User

    andrey, SiA, Menuju Hidup Lebih Baik, Mus wardam, Kevin Iyan Markus, Suryatiningsih, Tulip99, Angelica Advenia Cittadella, Mainseniyormay, Mainseniyormay, Rafi Al Ghifari, asw, Jakwan Al amin, , Shurijal,